Kurikulum 2013 (K13) telah menjadi landasan pendidikan di Indonesia selama bertahun-tahun, dengan penekanan pada pembelajaran aktif, kritis, dan berbasis kompetensi. Bagi guru kelas 3 Sekolah Dasar (SD), merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif menjadi kunci untuk memastikan siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu instrumen penting dalam mewujudkan hal ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
RPP K13 untuk kelas 3 bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan peta jalan guru dalam menyelenggarakan proses belajar mengajar. RPP yang baik mencerminkan pemahaman mendalam guru terhadap materi pelajaran, kebutuhan siswa, serta tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Artikel ini akan mengupas tuntas seluk-beluk RPP K13 kelas 3, mulai dari komponen-komponen utamanya, prinsip-prinsip penyusunannya, hingga contoh konkret perancangan materi dan pembuatan soal yang relevan.
Komponen Esensial RPP K13 Kelas 3

RPP K13 dirancang dengan struktur yang jelas dan terperinci untuk memandu guru dalam setiap tahapan pembelajaran. Berikut adalah komponen-komponen kunci yang harus ada dalam RPP K13 kelas 3:
-
Identitas RPP:
- Satuan Pendidikan: Nama sekolah.
- Mata Pelajaran: Nama mata pelajaran (misalnya, Tematik Terpadu, Matematika, Bahasa Indonesia).
- Kelas/Semester: Kelas 3, Semester 1 atau 2.
- Materi Pokok: Topik utama yang dibahas dalam pembelajaran.
- Alokasi Waktu: Durasi waktu pelaksanaan pembelajaran (misalnya, 2 x 35 menit).
-
Kompetensi Inti (KI): Merupakan tingkat kemampuan dalam lingkup kognitif, afektif, dan psikomotorik yang harus dicapai oleh siswa di setiap jenjang pendidikan. KI bersifat terintegrasi, artinya pembelajaran dan penilaian harus mencakup seluruh KI.
-
Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):
- KD: Merupakan penjabaran KI yang lebih spesifik terkait materi pelajaran. KD terdiri dari aspek pengetahuan (KI-3) dan keterampilan (KI-4).
- IPK: Merupakan tolok ukur pencapaian KD yang lebih terukur dan spesifik. IPK dibuat berdasarkan analisis KD dan menjadi dasar perancangan kegiatan pembelajaran serta penilaian.
-
Tujuan Pembelajaran: Merupakan gambaran spesifik mengenai apa yang diharapkan dapat dicapai siswa setelah mengikuti pembelajaran. Tujuan pembelajaran harus SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) dan selaras dengan KD serta IPK.
-
Materi Pembelajaran: Rangkuman singkat mengenai topik yang akan diajarkan. Materi ini menjadi dasar pengembangan kegiatan pembelajaran.
-
Metode Pembelajaran: Strategi atau pendekatan yang akan digunakan guru untuk menyampaikan materi dan memfasilitasi siswa dalam belajar. Metode ini bisa bervariasi, seperti ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, simulasi, bermain peran, atau metode yang lebih spesifik sesuai kurikulum tematik.
-
Media, Alat, dan Sumber Belajar:
- Media: Perangkat atau alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan pembelajaran (misalnya, gambar, video, poster, slide presentasi).
- Alat: Perangkat keras yang mendukung proses pembelajaran (misalnya, spidol, papan tulis, proyektor, komputer).
- Sumber Belajar: Bahan referensi yang digunakan siswa dan guru (misalnya, buku siswa, buku guru, artikel, website, lingkungan sekitar).
-
Kegiatan Pembelajaran: Ini adalah inti dari RPP, yang memuat langkah-langkah rinci dari awal hingga akhir pembelajaran. Kegiatan pembelajaran biasanya dibagi menjadi tiga bagian:
- Pendahuluan (± 10-15 menit):
- Orientasi: Memberi salam, berdoa, memeriksa kehadiran, menyiapkan fisik dan psikis siswa.
- Apersepsi: Mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan pengalaman siswa atau materi sebelumnya.
- Motivasi: Memberikan gambaran manfaat mempelajari materi, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan membangkitkan minat siswa.
- Pemberian Acuan: Menyampaikan cakupan materi, penjelasan kegiatan pembelajaran, dan tugas yang akan dikerjakan.
- Kegiatan Inti (± 45-60 menit):
- Merupakan tahap di mana guru menyampaikan materi, memfasilitasi siswa dalam berdiskusi, bereksperimen, dan mengaplikasikan pengetahuan.
- Menggunakan pendekatan saintifik (mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, mengomunikasikan) atau pendekatan lain yang relevan.
- Melibatkan siswa secara aktif melalui berbagai aktivitas.
- Penutup (± 10-15 menit):
- Guru bersama siswa membuat rangkuman/simpulan pelajaran.
- Melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan.
- Memberikan evaluasi/penilaian hasil belajar.
- Menyampaikan rencana tindak lanjut pembelajaran berikutnya atau tugas rumah.
- Pendahuluan (± 10-15 menit):
-
Penilaian Hasil Belajar: Bagian ini merinci cara guru menilai pencapaian siswa terhadap tujuan pembelajaran. Penilaian mencakup:
- Jenis Penilaian: Pengetahuan, keterampilan, sikap.
- Teknik Penilaian: Tes tertulis (pilihan ganda, isian singkat, uraian), tes lisan, penugasan, observasi, portofolio, unjuk kerja.
- Bentuk Instrumen: Soal-soal penilaian, rubrik penilaian, lembar observasi.
- Instrumen Penilaian: Lampiran soal-soal atau rubrik yang digunakan.
-
Lampiran: Berisi instrumen penilaian (soal, rubrik, kunci jawaban), LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik), materi ajar tambahan, dan dokumen pendukung lainnya.
Prinsip Penyusunan RPP K13 Kelas 3
Agar RPP K13 kelas 3 benar-benar efektif, guru perlu memperhatikan beberapa prinsip utama:
- Berpusat pada Siswa: Kegiatan pembelajaran harus dirancang agar siswa menjadi subjek aktif dalam belajar, bukan hanya penerima informasi.
- Kontekstual: Materi pelajaran dikaitkan dengan realitas kehidupan siswa dan lingkungan sekitarnya.
- Inklusif: Memperhatikan keragaman siswa, termasuk gaya belajar, latar belakang, dan kemampuan yang berbeda.
- Holistik: Pembelajaran mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terintegrasi.
- Aktif dan Menyenangkan: Pembelajaran dirancang agar menarik, memotivasi, dan membuat siswa antusias untuk belajar.
- Berbasis Kompetensi: Fokus pada pengembangan keterampilan dan kemampuan yang relevan dan dapat diaplikasikan.
- Fleksibel: RPP bersifat dinamis dan dapat disesuaikan dengan kondisi aktual di kelas.
Contoh Perancangan Materi dan Soal dalam RPP K13 Kelas 3
Mari kita ambil contoh materi dari Tematik Terpadu Kelas 3, Tema 5: Pahlawanku, Subtema 1: Pahlawanku Kebanggaanku.
Kompetensi Dasar (KD) yang Relevan:
- KD 3.3: Menggali informasi dari teks sejarah tentang perjuangan masa kerajaan Hindu-Buddha dan/atau Islam, masa penjajahan, serta semangat sumpah pemuda dan proklamasi kemerdekaan dalam kurun waktu.
- KD 4.3: Menyajikan hasil penggalian informasi dari teks sejarah tentang perjuangan masa kerajaan Hindu-Buddha dan/atau Islam, masa penjajahan, serta semangat sumpah pemuda dan proklamasi kemerdekaan dalam kurun waktu secara tertulis menggunakan paragraf.
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):
- IPK 3.3.1: Mengidentifikasi informasi penting tentang salah satu pahlawan nasional dari teks bacaan.
- IPK 3.3.2: Menjelaskan perjuangan pahlawan nasional yang dibaca dari teks.
- IPK 4.3.1: Menuliskan kembali informasi penting tentang pahlawan nasional dalam bentuk paragraf sederhana.
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah membaca teks tentang Pangeran Diponegoro, siswa dapat mengidentifikasi minimal tiga informasi penting tentang perjuangannya dengan benar.
- Setelah berdiskusi dengan teman, siswa dapat menjelaskan secara lisan minimal dua bentuk perjuangan Pangeran Diponegoro dengan percaya diri.
- Setelah membaca teks dan berdiskusi, siswa dapat menuliskan kembali informasi penting tentang Pangeran Diponegoro dalam satu paragraf sederhana dengan ejaan yang tepat.
Materi Pembelajaran:
Pangeran Diponegoro adalah salah satu pahlawan nasional Indonesia yang gigih melawan penjajah Belanda. Ia memimpin Perang Jawa yang berlangsung selama lima tahun (1825-1830). Perjuangannya dilatarbelakangi oleh berbagai sebab, termasuk campur tangan Belanda dalam urusan keraton, pembebanan pajak yang memberatkan rakyat, dan pembangunan jalan yang melewati makam leluhur. Pangeran Diponegoro berjuang untuk mempertahankan tanah air dan kedaulatan bangsanya.
Kegiatan Pembelajaran:
- Pendahuluan:
- Guru menyapa siswa, berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran.
- Guru menanyakan kepada siswa, "Siapa pahlawan yang kalian kenal?" dan "Apa yang membuat mereka disebut pahlawan?".
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenal salah satu pahlawan nasional Indonesia dan perjuangannya.
- Kegiatan Inti:
- Guru membacakan teks tentang Pangeran Diponegoro dengan intonasi yang menarik.
- Siswa diminta untuk membaca kembali teks secara individu dan menandai informasi penting.
- Guru memfasilitasi diskusi kelompok kecil untuk saling berbagi informasi penting yang ditemukan.
- Guru mengajukan pertanyaan pemandu, seperti "Apa yang membuat Pangeran Diponegoro marah kepada Belanda?", "Bagaimana cara Pangeran Diponegoro melawan Belanda?".
- Siswa diminta untuk menuliskan kembali informasi penting tentang Pangeran Diponegoro dalam satu paragraf di buku tulis mereka.
- Penutup:
- Guru bersama siswa membuat rangkuman tentang Pangeran Diponegoro dan perjuangannya.
- Siswa diajak merefleksikan, "Bagaimana perasaan kalian setelah mengetahui perjuangan Pangeran Diponegoro?"
- Guru memberikan soal evaluasi singkat.
- Guru menyampaikan bahwa pertemuan selanjutnya akan membahas pahlawan lain.
Contoh Soal Penilaian (Instrumen Penilaian)
Berdasarkan IPK dan Tujuan Pembelajaran di atas, berikut adalah contoh instrumen penilaian yang dapat digunakan:
1. Penilaian Pengetahuan (Tes Tertulis – Isian Singkat)
-
Soal:
- Siapakah nama pahlawan nasional yang kita pelajari hari ini?
Jawaban: ____________________________________________________________ - Melawan siapakah Pangeran Diponegoro berjuang?
Jawaban: ____________________________________________________________ - Sebutkan satu alasan mengapa Pangeran Diponegoro memimpin perlawanan!
Jawaban: ____________________________________________________________ - Berapa lama Perang Jawa berlangsung?
Jawaban: ____________________________________________________________ - Apa yang diperjuangkan oleh Pangeran Diponegoro?
Jawaban: ____________________________________________________________
- Siapakah nama pahlawan nasional yang kita pelajari hari ini?
-
Kunci Jawaban:
- Pangeran Diponegoro
- Belanda
- Campur tangan Belanda dalam urusan keraton / Pembebanan pajak yang memberatkan rakyat / Pembangunan jalan melewati makam leluhur (salah satu jawaban diterima)
- Lima tahun
- Tanah air dan kedaulatan bangsanya
2. Penilaian Keterampilan (Produk – Menulis Paragraf)
-
Soal:
Bacalah kembali teks tentang Pangeran Diponegoro. Tuliskan kembali informasi penting tentang perjuangannya dalam satu paragraf sederhana. Perhatikan penggunaan huruf kapital dan tanda baca yang tepat. -
Contoh Jawaban Siswa (Rubrik Penilaian):
Kriteria Penilaian Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1) Informasi Penting Memuat minimal 3 informasi penting tentang perjuangan Pangeran Diponegoro. Memuat 2 informasi penting tentang perjuangan Pangeran Diponegoro. Memuat 1 informasi penting tentang perjuangan Pangeran Diponegoro. Tidak memuat informasi penting tentang perjuangan Pangeran Diponegoro. Struktur Paragraf Paragraf utuh, ide pokok jelas, kalimat mengalir. Paragraf cukup utuh, ide pokok cukup jelas, kalimat cukup mengalir. Paragraf kurang utuh, ide pokok kurang jelas, kalimat kurang mengalir. Paragraf tidak utuh, ide pokok tidak jelas, kalimat tidak mengalir. Ejaan dan Tanda Baca Menggunakan ejaan dan tanda baca (huruf kapital, titik, koma) dengan sangat tepat. Menggunakan ejaan dan tanda baca dengan cukup tepat. Menggunakan ejaan dan tanda baca dengan kurang tepat, masih banyak kesalahan. Menggunakan ejaan dan tanda baca dengan sangat tidak tepat, banyak kesalahan. Kreativitas/Bahasa Menggunakan pilihan kata yang variatif dan menarik. Menggunakan pilihan kata yang sesuai. Menggunakan pilihan kata yang sederhana, kadang kurang tepat. Menggunakan pilihan kata yang sangat terbatas dan kurang tepat. - Nilai Akhir: (Jumlah skor per kriteria) / 4
3. Penilaian Sikap (Observasi Selama Pembelajaran)
-
Aspek yang Diamati:
- Keaktifan dalam diskusi.
- Kerja sama dengan teman.
- Kepercayaan diri saat menyampaikan pendapat.
- Kemandirian dalam mengerjakan tugas.
-
Instrumen: Lembar Observasi (dicatat oleh guru)
Kesimpulan
Merancang RPP K13 kelas 3 yang baik adalah sebuah seni sekaligus keterampilan yang terus diasah oleh guru. Dengan memahami komponen-komponen esensial, menerapkan prinsip-prinsip penyusunan yang tepat, dan mampu membuat contoh kegiatan pembelajaran serta soal yang relevan, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa kelas 3. RPP yang terencana dengan matang menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu mencerdaskan anak bangsa dengan pembelajaran yang berkualitas dan berpusat pada kebutuhan siswa. Ingatlah, RPP bukanlah tujuan akhir, melainkan alat bantu yang fleksibel untuk memandu guru mencapai hasil belajar yang optimal.

Tinggalkan Balasan