Contoh soal matematika kelas 5 kurtilas semester 2

Contoh soal matematika kelas 5 kurtilas semester 2

Contoh soal matematika kelas 5 kurtilas semester 2

Menguasai Matematika Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka: Panduan Lengkap dengan Contoh Soal

Kurikulum Merdeka hadir dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan berfokus pada pemahaman mendalam serta keterampilan aplikatif. Bagi siswa kelas 5, semester 2 menjadi periode krusial untuk mengukuhkan pemahaman konsep-konsep matematika yang telah dipelajari. Artikel ini akan membahas tuntas materi matematika kelas 5 semester 2 berdasarkan Kurikulum Merdeka, lengkap dengan contoh soal yang bervariasi dan strategi penyelesaiannya. Dengan panduan ini, diharapkan siswa dapat lebih percaya diri dan mahir dalam menghadapi berbagai tantangan matematika.

Fokus Utama Materi Matematika Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka

Contoh soal matematika kelas 5 kurtilas semester 2

Kurikulum Merdeka untuk matematika kelas 5 semester 2 umumnya menekankan pada beberapa topik kunci, yang dirancang untuk membangun fondasi yang kuat untuk jenjang pendidikan selanjutnya. Topik-topik tersebut meliputi:

  1. Operasi Hitung Bilangan Bulat: Meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan bulat, termasuk operasi bertingkat.
  2. Operasi Hitung Bilangan Pecahan: Meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan biasa, campuran, dan desimal. Konversi antar bentuk pecahan juga menjadi bagian penting.
  3. Satuan Pengukuran: Meliputi pengukuran panjang, berat, waktu, dan volume. Konversi antar satuan dan pemecahan masalah yang melibatkan pengukuran akan menjadi fokus.
  4. Luas dan Volume: Menghitung luas bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga, jajargenjang, trapesium, lingkaran) dan volume bangun ruang sederhana (kubus, balok, prisma, tabung, kerucut, bola).
  5. Statistika dan Peluang Sederhana: Membaca dan menginterpretasikan data dalam bentuk tabel, diagram batang, diagram lingkaran, serta memahami konsep peluang sederhana.

Mari kita selami setiap topik dengan contoh soal yang relevan.

>

1. Operasi Hitung Bilangan Bulat

Operasi hitung bilangan bulat pada dasarnya merupakan penguatan dari materi sebelumnya, namun dengan penekanan pada pemahaman urutan operasi (prioritas operasi) dan penerapan dalam soal cerita yang lebih kompleks.

Konsep Kunci:

  • Urutan operasi (kurung, pangkat/akar, perkalian/pembagian dari kiri ke kanan, penjumlahan/pengurangan dari kiri ke kanan).
  • Sifat-sifat operasi hitung (komutatif, asosiatif, distributif).

Contoh Soal 1:

Hitunglah hasil dari: $125 + (45 times 3) – 75 div 5$

Pembahasan:
Menurut urutan operasi, kita harus melakukan perkalian dan pembagian terlebih dahulu, baru kemudian penjumlahan dan pengurangan.

  1. Perkalian: $45 times 3 = 135$
  2. Pembagian: $75 div 5 = 15$
  3. Substitusikan hasil perkalian dan pembagian ke dalam operasi awal: $125 + 135 – 15$
  4. Lakukan penjumlahan: $125 + 135 = 260$
  5. Lakukan pengurangan: $260 – 15 = 245$

Jadi, hasil dari $125 + (45 times 3) – 75 div 5$ adalah 245.

Contoh Soal 2 (Soal Cerita):

Seorang pedagang memiliki persediaan 250 kg beras. Hari ini, ia membeli lagi sebanyak 15 karung beras, masing-masing karung berisi 10 kg. Kemudian, ia menjual berasnya sebanyak 320 kg. Berapa sisa beras pedagang tersebut sekarang?

Pembahasan:
Kita perlu menghitung total beras yang dimiliki pedagang setelah membeli lagi, kemudian menguranginya dengan beras yang terjual.

  1. Beras yang dibeli lagi: $15 text karung times 10 text kg/karung = 150 text kg$
  2. Total beras setelah membeli lagi: $250 text kg + 150 text kg = 400 text kg$
  3. Sisa beras setelah dijual: $400 text kg – 320 text kg = 80 text kg$

Jadi, sisa beras pedagang tersebut sekarang adalah 80 kg.

>

2. Operasi Hitung Bilangan Pecahan

Bagian ini merupakan salah satu topik terpenting di semester 2. Siswa perlu menguasai berbagai jenis pecahan (biasa, campuran, desimal) dan operasi hitung di antara mereka.

Konsep Kunci:

  • Menyamakan penyebut untuk penjumlahan dan pengurangan pecahan.
  • Mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa dan sebaliknya.
  • Mengubah pecahan menjadi desimal dan sebaliknya.
  • Perkalian pecahan: pembilang dikali pembilang, penyebut dikali penyebut.
  • Pembagian pecahan: ubah pembagian menjadi perkalian dengan membalik pecahan pembagi.

Contoh Soal 3:

Hitunglah hasil dari: $frac23 + frac14 – frac16$

Pembahasan:
Untuk menjumlahkan dan mengurangkan pecahan, kita perlu mencari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari penyebut-penyebutnya. Penyebutnya adalah 3, 4, dan 6. KPK dari 3, 4, dan 6 adalah 12.

  1. Ubah setiap pecahan ke penyebut 12:
    • $frac23 = frac2 times 43 times 4 = frac812$
    • $frac14 = frac1 times 34 times 3 = frac312$
    • $frac16 = frac1 times 26 times 2 = frac212$
  2. Lakukan operasi hitung: $frac812 + frac312 – frac212$
  3. Jumlahkan dan kurangkan pembilangnya: $frac8 + 3 – 212 = frac11 – 212 = frac912$
  4. Sederhanakan pecahan jika memungkinkan: $frac912 = frac9 div 312 div 3 = frac34$

Jadi, hasil dari $frac23 + frac14 – frac16$ adalah $frac34$.

Contoh Soal 4:

Tentukan hasil dari $2 frac12 times 0.75$

Pembahasan:
Kita perlu mengubah kedua bilangan menjadi bentuk yang sama, baik pecahan biasa atau desimal. Mengubah ke pecahan biasa seringkali lebih mudah untuk perkalian.

  1. Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa: $2 frac12 = frac(2 times 2) + 12 = frac52$
  2. Ubah desimal menjadi pecahan biasa: $0.75 = frac75100 = frac34$
  3. Lakukan perkalian: $frac52 times frac34 = frac5 times 32 times 4 = frac158$
  4. Ubah kembali ke pecahan campuran (jika diinginkan): $frac158 = 1 frac78$

Jadi, hasil dari $2 frac12 times 0.75$ adalah $frac158$ atau $1 frac78$.

Contoh Soal 5 (Soal Cerita):

Ibu membeli $3 frac12$ kg gula pasir. Sebanyak $1 frac34$ kg digunakan untuk membuat kue dan $0.5$ kg digunakan untuk membuat minuman. Berapa sisa gula pasir Ibu sekarang?

Pembahasan:
Kita perlu menghitung total gula yang digunakan, lalu mengurangkannya dari jumlah awal.

  1. Ubah semua ke pecahan biasa:
    • $3 frac12 = frac72$ kg
    • $1 frac34 = frac74$ kg
    • $0.5 = frac12$ kg
  2. Jumlahkan gula yang digunakan: $frac74 + frac12$. Samakan penyebutnya menjadi 4.
    • $frac12 = frac24$
    • Total yang digunakan: $frac74 + frac24 = frac94$ kg
  3. Hitung sisa gula: $frac72 – frac94$. Samakan penyebutnya menjadi 4.
    • $frac72 = frac144$
    • Sisa gula: $frac144 – frac94 = frac54$ kg
  4. Ubah ke pecahan campuran: $frac54 = 1 frac14$ kg

Jadi, sisa gula pasir Ibu sekarang adalah $1 frac14$ kg.

>

3. Satuan Pengukuran

Topik ini menekankan pada pemahaman unit pengukuran yang berbeda dan kemampuan untuk mengkonversi antar satuan serta memecahkan masalah dalam konteks dunia nyata.

Konsep Kunci:

  • Satuan panjang: mm, cm, dm, m, dam, hm, km.
  • Satuan berat: mg, g, dag, hg (ons), kg, kuintal, ton.
  • Satuan waktu: detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun.
  • Satuan volume: ml, cl, dl, l, dal, hl, kl, m³.
  • Tangga konversi untuk mempermudah.

Contoh Soal 6:

Seorang pelari menempuh jarak 5 kilometer dalam waktu 25 menit. Jika ia ingin menempuh jarak 10.000 meter dengan kecepatan yang sama, berapa menit yang ia butuhkan?

Pembahasan:
Pertama, kita perlu menyamakan satuan jarak. 10.000 meter sama dengan 10 kilometer.
Kemudian, kita tentukan kecepatan pelari tersebut.

  1. Konversi jarak: $10.000 text meter = 10 text kilometer$
  2. Kecepatan pelari: Jarak 5 km ditempuh dalam 25 menit. Ini berarti untuk setiap 1 km, ia membutuhkan $25 text menit / 5 text km = 5 text menit/km$.
  3. Waktu yang dibutuhkan untuk 10 km: $10 text km times 5 text menit/km = 50 text menit$.

Jadi, ia membutuhkan waktu 50 menit untuk menempuh jarak 10.000 meter dengan kecepatan yang sama.

Contoh Soal 7:

Ibu membeli 2.5 kg telur dan 500 gram tepung terigu. Berapa total berat belanjaan Ibu dalam kilogram?

Pembahasan:
Kita perlu mengubah gram ke kilogram. 1 kg = 1000 gram.

  1. Berat telur: 2.5 kg (sudah dalam kg)
  2. Berat tepung terigu: 500 gram. Konversi ke kg: $500 text gram div 1000 text gram/kg = 0.5 text kg$.
  3. Total berat: $2.5 text kg + 0.5 text kg = 3.0 text kg$.

Jadi, total berat belanjaan Ibu adalah 3 kg.

>

4. Luas dan Volume

Topik ini melibatkan pemahaman geometri dan kemampuan menghitung besaran ruang dari bangun datar dan bangun ruang.

Konsep Kunci:

  • Luas Persegi: s x s
  • Luas Persegi Panjang: p x l
  • Luas Segitiga: ½ x alas x tinggi
  • Luas Jajar Genjang: alas x tinggi
  • Luas Trapesium: ½ x (jumlah sisi sejajar) x tinggi
  • Luas Lingkaran: π x r² (dimana π ≈ 22/7 atau 3.14)
  • Volume Kubus: s x s x s
  • Volume Balok: p x l x t
  • Volume Prisma: Luas alas x tinggi
  • Volume Tabung: π x r² x t
  • Volume Kerucut: ⅓ x π x r² x t
  • Volume Bola: ⁴⁄₃ x π x r³

Contoh Soal 8:

Sebuah taman berbentuk lingkaran memiliki diameter 28 meter. Berapakah luas taman tersebut? (Gunakan π = 22/7)

Pembahasan:
Untuk menghitung luas lingkaran, kita perlu jari-jari (r). Jari-jari adalah setengah dari diameter.

  1. Hitung jari-jari: Diameter = 28 m, maka jari-jari (r) = 28 m / 2 = 14 m.
  2. Gunakan rumus luas lingkaran: Luas = π x r²
  3. Substitusikan nilai: Luas = $frac227 times (14 text m)^2$
  4. Hitung kuadrat jari-jari: $14^2 = 14 times 14 = 196$ m²
  5. Hitung luas: Luas = $frac227 times 196 text m² = 22 times frac1967 text m² = 22 times 28 text m²$
  6. Luas = $616 text m²$

Jadi, luas taman tersebut adalah 616 m².

Contoh Soal 9:

Sebuah akuarium berbentuk balok memiliki panjang 80 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 50 cm. Berapa volume air yang dapat ditampung akuarium tersebut dalam liter? (1 liter = 1 dm³)

Pembahasan:
Kita perlu menghitung volume balok terlebih dahulu, lalu mengkonversinya ke liter. Karena 1 liter = 1 dm³, akan lebih mudah jika kita ubah satuan cm ke dm terlebih dahulu.

  1. Konversi satuan ke desimeter (dm):
    • Panjang: 80 cm = 8 dm
    • Lebar: 40 cm = 4 dm
    • Tinggi: 50 cm = 5 dm
  2. Hitung volume akuarium dalam dm³: Volume = p x l x t
  3. Volume = $8 text dm times 4 text dm times 5 text dm = 160 text dm³$
  4. Konversi ke liter: Karena $1 text dm³ = 1 text liter$, maka volume air yang dapat ditampung adalah $160 text liter$.

Jadi, volume air yang dapat ditampung akuarium tersebut adalah 160 liter.

>

5. Statistika dan Peluang Sederhana

Bagian ini melatih siswa untuk membaca dan menafsirkan data, serta memahami konsep dasar peluang.

Konsep Kunci:

  • Membaca data dari tabel, diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran.
  • Menentukan modus (nilai yang paling sering muncul), median (nilai tengah), dan mean (rata-rata).
  • Peluang: Jumlah kejadian yang diinginkan / Jumlah total kemungkinan kejadian.

Contoh Soal 10:

Data nilai ulangan matematika kelas 5 adalah sebagai berikut: 7, 8, 9, 7, 6, 8, 7, 9, 8, 7, 10, 8.
Tentukan:
a. Modus dari data tersebut.
b. Rata-rata (mean) dari data tersebut.

Pembahasan:

a. Modus: Kita hitung frekuensi kemunculan setiap nilai.

  • Nilai 6: 1 kali
  • Nilai 7: 4 kali
  • Nilai 8: 4 kali
  • Nilai 9: 2 kali
  • Nilai 10: 1 kali
    Nilai yang paling sering muncul adalah 7 dan 8 (keduanya muncul 4 kali). Jadi, modus dari data tersebut adalah 7 dan 8.

b. Rata-rata (Mean): Jumlahkan semua nilai, lalu bagi dengan jumlah data.

  • Jumlah data: Ada 12 nilai.
  • Jumlah nilai: $7+8+9+7+6+8+7+9+8+7+10+8 = 94$
  • Rata-rata: $fractextJumlah NilaitextJumlah Data = frac9412$
  • Sederhanakan: $frac9412 = frac476 = 7 frac56$ atau sekitar 7.83

    Jadi, rata-rata nilai ulangan matematika kelas 5 adalah $7 frac56$ (atau sekitar 7.83).

Contoh Soal 11:

Dalam sebuah kotak terdapat 5 bola merah, 3 bola biru, dan 2 bola kuning. Jika diambil satu bola secara acak, berapa peluang terambilnya bola biru?

Pembahasan:
Peluang dihitung dengan rumus: Peluang = (Jumlah kejadian yang diinginkan) / (Jumlah total kemungkinan kejadian).

  1. Jumlah kejadian yang diinginkan (bola biru): 3
  2. Jumlah total kemungkinan kejadian (total bola): $5 text (merah) + 3 text (biru) + 2 text (kuning) = 10$ bola.
  3. Peluang terambilnya bola biru: $frac310$.

Jadi, peluang terambilnya bola biru adalah $frac310$.

>

Tips Tambahan untuk Menguasai Matematika Kelas 5 Semester 2:

  • Pahami Konsep Dasar: Jangan hanya menghafal rumus, tapi pahami mengapa rumus tersebut bekerja.
  • Latihan Teratur: Konsistensi adalah kunci. Kerjakan soal-soal latihan setiap hari.
  • Variasikan Soal: Kerjakan soal dari berbagai sumber, baik soal rutin maupun soal cerita yang menguji pemahaman aplikasi.
  • Buat Catatan: Tuliskan rumus-rumus penting, definisi, dan contoh-contoh soal yang sulit untuk direview kembali.
  • Diskusi dengan Teman: Belajar bersama teman dapat membantu memahami konsep yang sulit dan melihat berbagai cara penyelesaian.
  • Manfaatkan Sumber Daya Online: Banyak website dan aplikasi edukasi yang menawarkan materi dan latihan soal matematika.
  • Jangan Takut Bertanya: Jika ada yang tidak dipahami, jangan ragu bertanya kepada guru atau orang tua.

Dengan pemahaman yang kuat tentang konsep-konsep di atas dan latihan yang konsisten, siswa kelas 5 dapat menguasai matematika semester 2 Kurikulum Merdeka dengan baik dan membangun kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan akademis di masa depan.

>

admin
https://akphmn.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *